Bahasa Indonesia

Penekanan dan kalimat belah

B2–C2Menyusun kalimat 21 mnt

Penekanan dengan do, kalimat belah dengan it, dan kalimat belah dengan wh- menyorot satu bagian kalimat. Kalimat belah menaruh fokus setelah be dan sisa kalimat dalam sebuah klausa: It was Tom who broke the window. What I need is a holiday.

Tidak ada informasi pada tingkat saat ini. Tampilan ini dimulai dari B2: pilih B2 atau tingkat yang lebih tinggi.

Tidak ada informasi pada tingkat saat ini. Tampilan ini dimulai dari B2: pilih B2 atau tingkat yang lebih tinggi.

RingkasanB2–C2

PoinAturanContohBahasa Indonesia
do penekanando / does / did + kata kerja dasar menerima tekananShe did tell me.Dia memang memberitahuku.B2
Kalimat belah dengan itIt + be + fokus + who / that + klausaIt was Tom who broke it.Tomlah yang merusaknya.B2
Kalimat belah dengan wh-What + klausa + be + fokus; atau dibalik: fokus + be + what + klausaWhat I need is a holiday.Yang saya butuhkan adalah liburan.B2
Ungkapan dengan kata bendaall, the thing, the reason dan the place membuka klausaAll I want is peace and quiet.Yang saya inginkan hanyalah ketenangan dan kedamaian.B2
Klausa sebagai fokusfokus boleh berupa klausa: only when, not until, becauseIt was only when she left that I realised.Baru ketika dia pergi, saya menyadarinya.C1
Kalimat belah penjelasmenolak satu alasan dan menyebut alasan yang sebenarnyaIt isn't that I don't like her; it's that I'm busy.Bukan karena saya tidak menyukainya, melainkan karena saya sibuk.C1
Jawabankalimat belah menjawab pertanyaan wh-; tekanan utama jatuh pada fokusWho broke it? — It was Tom.Siapa yang merusaknya? — Itu Tom.C1
Infinitif sebagai fokussetelah bentuk do, fokusnya adalah infinitif tanpa to atau dengan toAll you have to do is (to) press the button.Yang perlu kamu lakukan hanyalah menekan tombol.C2
Ungkapan sikapthe fact is, the thing is dan ungkapan serupa membuka sebuah pernyataanThe trouble is that the shop closes at five.Masalahnya, toko itu tutup pukul lima.C2
Tulisan formalkalimat belah formal merujuk kembali pada alasan atau konteksIt is for this reason that the committee refused.Karena alasan inilah komite menolak.C2
Topik lebih dulutopik datang lebih dulu, lalu klausa dengan subjeknya sendiriAs for Tom, he has gone home.Adapun Tom, dia sudah pulang.C2
Jebakanwho atau that menggantikan fokus: tidak ada subjek atau objek keduaIt was Ana that I met.Analah yang saya temui.B2

Gambaran umumB2

  • Kalimat belah menaruh satu bagian klausa dalam fokus, setelah bentuk be. It was the bus that I missed.Yang saya lewatkan adalah bus.
  • Fokus membawa informasi baru, yang dikoreksi, atau yang dikontraskan; sisa klausa sudah diketahui.
  • Penekanan dengan do menegaskan kata kerja; kalimat belah dengan it menyorot satu unsur; kalimat belah dengan wh- mengarah ke fokus.
  • Urutan biasa dalam kalimat: lihat Urutan kata.

Bentuk: do penekananB2

BentukPolaContoh
Presentdo / does + kata kerja dasarI do like it. / She does know the answer.Saya memang suka itu. / Dia memang tahu jawabannya.B2
Pastdid + kata kerja dasarShe did tell me.Dia memang memberitahuku.B2
Kalimat perintahdo + kata kerja dasarDo sit down. / Do be careful.Duduklah. / Berhati-hatilah.B2
  • Dalam kalimat pernyataan, be, kata kerja bantu have, dan kata kerja modal sendiri yang menerima tekanan, bukan do. She is late. / I have finished. / He can swim.Dia memang terlambat. / Saya memang sudah selesai. / Dia memang bisa berenang.
  • Kalimat negatif atau pertanyaan sudah memuat do; tekanan pada do memberi penekanan. I didn't take it.Saya benar-benar tidak mengambilnya.

Penggunaan: do penekananB2

PenggunaanContohBahasa Indonesia
Membantah keraguan atau penyangkalanYou never help me. — I do help you!Kamu tidak pernah membantuku. — Aku memang membantumu!B2
Menegaskan bahwa sesuatu benar atau memang terjadiI did tell you about the party.Saya memang sudah memberitahumu soal pesta itu.B2
Mengakui satu hal, lalu menambahkan tetapiShe did apologise, but it was too late.Dia memang meminta maaf, tetapi sudah terlambat.B2
Menambah kehangatan pada undangan, harapan, atau pujianDo have some cake. / We do hope you can come. / I do like your garden.Silakan makan kuenya. / Kami sungguh berharap kamu bisa datang. / Saya sangat suka kebunmu.B2

Bentuk: kalimat belah dengan itB2

FokusPenghubungContohBahasa Indonesia
Orang sebagai subjekwho atau thatIt was Ana who found the keys.Analah yang menemukan kunci itu.B2
Benda sebagai subjekthatIt was the wind that opened the door.Anginlah yang membuka pintu itu.B2
Objekthat atau tanpa penghubungIt was the blue bag that I bought.Tas biru itulah yang saya beli.B2
Kata keterangan waktuthatIt was yesterday that I saw her.Kemarinlah saya melihatnya.B2
Frasa preposisithatIt was in Paris that we met.Di Parislah kami bertemu.B2
KalimatPolaContoh
PositifIt + be + fokus + that + klausaIt was Tom that broke it.Tomlah yang merusaknya.B2
NegatifIt + isn't / wasn't + fokus + that + klausaIt wasn't me that broke it.Bukan saya yang merusaknya.B2
PertanyaanIs / Was + it + fokus + that + klausaWas it Tom that broke it?Apakah Tom yang merusaknya?B2
  • Be menunjukkan waktu: is untuk sekarang dan kebenaran umum, was untuk masa lalu, will be untuk masa depan. It is the manager who decides. / It will be Ana who tells him.Manajerlah yang memutuskan. / Analah yang akan memberi tahu dia.
  • Penghubung menggantikan fokus di dalam klausa, sehingga klausa tidak mengulang subjek maupun objek. It was Tom who broke it.Tomlah yang merusaknya.
  • Dalam gaya yang cermat, preposisi tetap bersama kata bendanya; dalam percakapan, ia pindah ke akhir. It was to Ana that I gave the key. = It was Ana that I gave the key to.Kepada Analah saya memberikan kunci itu.
  • Klausa setelah who atau that berfungsi sebagai klausa relatif: lihat Klausa relatif.

Bentuk: kalimat belah dengan wh-B2

FokusPolaContohBahasa Indonesia
Kata bendaWhat + klausa + be + kata bendaWhat I need is a holiday.Yang saya butuhkan adalah liburan.B2
Suatu tindakanWhat + subjek + do / does / did + be + infinitifWhat he did was (to) leave early.Yang dia lakukan adalah pergi lebih awal.B2
Klausa thatWhat + kata kerja + be + that + klausaWhat happened was that the bus broke down.Yang terjadi adalah busnya mogok.B2
Urutan terbalikkata benda + be + what + klausaA holiday is what I need.Liburan adalah yang saya butuhkan.B2
  • Klausa wh- adalah subjek, jadi be biasanya tunggal, bahkan di depan fokus jamak. What I need is two weeks off.Yang saya butuhkan adalah cuti dua minggu.
  • Tanpa do dalam klausa, infinitif tetap memakai to. What I want is to sleep.Yang saya inginkan adalah tidur.

Ungkapan: all, the thing, the reasonB2

UngkapanContohBahasa Indonesia
All + klausa + be + fokusAll I want is peace and quiet.Yang saya inginkan hanyalah ketenangan dan kedamaian.B2
The thing + (that) + klausa + be + fokusThe thing that annoys me is the noise.Yang membuat saya kesal adalah kebisingannya.B2
The reason + (why) + klausa + be + fokusThe reason I left was that the pay was low.Alasan saya pergi adalah karena gajinya rendah.B2
The place + (where) + klausa + be + fokusThe place where we met was a small café.Tempat kami bertemu adalah sebuah kafe kecil.B2
The first thing + klausa + be + fokusThe first thing I do is make coffee.Hal pertama yang saya lakukan adalah membuat kopi.B2

Penggunaan: fokus, koreksi, dan ringkasanB2

PenggunaanContohBahasa Indonesia
Kalimat belah dengan it: menyebut orang atau benda yang bertanggung jawabIt was the neighbours who complained.Para tetanggalah yang mengeluh.B2
Kalimat belah dengan it: mengoreksi suatu detail, sering diawali bentuk negatifIt wasn't the red one I wanted; it was the blue one.Bukan yang merah yang saya inginkan; melainkan yang biru.B2
Kalimat belah dengan wh-: menyebut apa yang dibutuhkan, diinginkan, atau disukai, lalu menamainyaWhat I like most is the quiet.Yang paling saya sukai adalah ketenangannya.B2
Kalimat belah dengan wh-: membangun menuju inti sebuah ceritaWhat happened next was that the lights went out.Yang terjadi berikutnya adalah lampu padam.B2
Kalimat belah wh- terbalik: merangkum atau menyetujuiYes, that's what I mean.Ya, itulah yang saya maksud.B2

Perbandingan: kalimat belah dengan it dan dengan wh-B2

PoinIt-cleftWh-cleft
Fokussatu unsur: subjek, objek, atau keterangankata benda, tindakan, atau seluruh klausaB2
Urutanfokus datang lebih dulu, lalu klausaklausa datang lebih dulu, lalu fokusB2
ContohIt was the red scarf that I lost.Syal merah itulah yang saya hilangkan.What I lost was the red scarf.Yang saya hilangkan adalah syal merah.B2
Orang sebagai fokusIt was Tom who broke it.Tomlah yang merusaknya.The person who broke it was Tom.Orang yang merusaknya adalah Tom.B2

Kalimat belah dengan klausa sebagai fokusC1

FokusContohBahasa Indonesia
only when dan sebuah klausaIt was only when she left that I realised.Baru ketika dia pergi, saya menyadarinya.C1
only after dan frasa waktuIt was only after dinner that he called.Baru setelah makan malam dia menelepon.C1
not until dan frasa waktu atau klausaIt was not until midnight that the rain stopped.Hujan baru berhenti tengah malam.C1
because dan sebuah klausaIt was because he was ill that we cancelled.Karena dia sakitlah kami membatalkannya.C1
Frasa cara, dengan klausa pasif setelah thatIt was by chance that the letter was found.Surat itu ditemukan secara kebetulan.C1
  • Setelah not until, kata kerja berbentuk positif; not sudah membuat kalimat negatif. It was not until May that the shop opened.Toko itu baru buka pada bulan Mei.
  • Klausa pasif: lihat Kalimat pasif.

Kalimat belah penjelasC1

PolaPenggunaanContohBahasa Indonesia
It isn't that…, it's that…menolak satu alasan dan menyebut alasan yang sebenarnyaIt isn't that I don't like her; it's that I'm busy.Bukan karena saya tidak menyukainya, melainkan karena saya sibuk.C1
What…was…menyebut perasaan atau dampak yang kuatWhat annoyed me most was the delay.Yang paling membuat saya kesal adalah keterlambatannya.C1
What…is… dengan pertanyaan sebagai fokusmenaruh pertanyaan di akhirWhat I'd like to know is why nobody told me.Yang ingin saya ketahui adalah mengapa tidak ada yang memberi tahu saya.C1

Kalimat belah dalam pertanyaan dan jawabanC1

PenggunaanContohBahasa Indonesia
Kalimat belah menjawab pertanyaan tentang pelakuWho broke the vase? — It was Tom.Siapa yang memecahkan vas itu? — Itu Tom.C1
Kalimat belah menjawab pertanyaan tentang waktu atau tempatWhere did you meet? — It was in Paris.Di mana kalian bertemu? — Di Paris.C1
Kalimat belah dengan wh- menjawab pertanyaan tentang keinginanWhat do you want for your birthday? — What I'd really like is a quiet evening.Kamu mau apa untuk ulang tahunmu? — Yang benar-benar saya inginkan adalah malam yang tenang.C1
Pertanyaan pun bisa berupa kalimat belahWho was it that called? / What was it that you said?Siapa yang tadi menelepon? / Apa yang tadi kamu katakan?C1
  • Suku kata tonik, tekanan terkuat, jatuh pada fokus; klausa sesudahnya tetap rendah. It was Tom who broke it. ↘Tomlah yang merusaknya.

Kalimat belah dengan infinitif dan infinitif perfectC2

UngkapanContohBahasa Indonesia
All + klausa + be + infinitifAll you have to do is (to) press the button.Yang perlu kamu lakukan hanyalah menekan tombol.C2
The best thing to do + be + infinitifThe best thing to do is (to) wait.Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menunggu.C2
What + klausa + be + to have + past participleWhat I'd hoped was to have finished by now.Yang saya harapkan adalah sudah selesai sekarang.C2
  • Bila klausa atau ungkapan memuat do, infinitif pada fokus muncul tanpa to atau dengan to. All I did was ask. / All I did was to ask.Saya hanya bertanya.
  • Infinitif perfect pada fokus menengok ke belakang pada harapan atau rencana yang mungkin tidak terpenuhi.

Ungkapan sikapC2

UngkapanPenggunaanContohBahasa Indonesia
The fact is + (that) + klausamenyatakan kenyataan apa adanya yang berlawanan dengan keyakinan atau harapanThe fact is that nobody came.Faktanya, tidak ada yang datang.C2
The trouble is + (that) + klausamenyebut kesulitannyaThe trouble is that the shop closes at five.Masalahnya, toko itu tutup pukul lima.C2
The point is + (that) + klausakembali ke hal yang pentingThe point is that we have no time.Intinya, kita tidak punya waktu.C2
The thing is + (that) + klausamembuka alasan atau keraguan dalam percakapanThe thing is, I have no money with me.Begini, saya tidak membawa uang.C2
  • Dalam percakapan, that dihilangkan dan jeda singkat mengikuti ungkapan itu. The thing is, I'm late.Begini, saya terlambat.

Kalimat belah formal dalam tulisanC2

UngkapanPenggunaanContohBahasa Indonesia
It is for this reason that…memberikan alasan yang sudah disebutkanIt is for this reason that the committee refused.Karena alasan inilah komite menolak.C2
It is in this context that…menempatkan suatu hal dalam situasi yang baru dijelaskanIt is in this context that the new law should be read.Dalam konteks inilah undang-undang baru harus dibaca.C2
What is striking is…mengarahkan pembaca pada fakta yang menonjolWhat is striking is how little has changed.Yang mencolok adalah betapa sedikitnya yang berubah.C2
What emerges is…mengumumkan hasil atau temuanWhat emerges is a clear pattern.Yang muncul adalah pola yang jelas.C2
  • Kata seperti this atau these pada fokus menghubungkan kalimat belah dengan kalimat sebelumnya. It is in these cases that care matters most.Dalam kasus-kasus inilah kehati-hatian paling penting.

Topik lebih duluC2

UngkapanPenggunaanContohBahasa Indonesia
As for…beralih ke topik baru atau mempertentangkan satu dengan yang lainAs for Tom, he has gone home.Adapun Tom, dia sudah pulang.C2
Speaking of…menghubungkan topik baru dengan sesuatu yang baru saja dikatakanSpeaking of money, we should check the budget.Ngomong-ngomong soal uang, kita perlu memeriksa anggaran.C2
The thing about…is…menyebut ciri utama seseorang atau sesuatuThe thing about him is that he never listens.Soal dia, dia itu tidak pernah mendengarkan.C2
frasa nomina, lalu kata gantimenaruh topik di awal dalam percakapan dan mengulangnya sebagai kata gantiMy sister, she lives in Leeds.Kakak saya, dia tinggal di Leeds.C2
  • Komentar setelah topik tetap memiliki subjeknya sendiri. As for Tom, he has gone home.Adapun Tom, dia sudah pulang.

Kesalahan umumB2–C2

SalahBenarAturan
It was Tom that he broke it.It was Tom that broke it.penghubung menggantikan subjek, jadi tidak ada subjek keduaB2
It was the red one that I wanted it.It was the red one that I wanted.penghubung menggantikan objek, jadi tidak ada objek keduaB2
It was in Paris where we met.It was in Paris that we met.that membuka klausa setelah fokus waktu atau tempat; where dan when tidakB2
What I need it is a holiday.What I need is a holiday.klausa wh- adalah subjek, jadi tidak ada it setelahnyaB2
She does likes it.She does like it.kata kerja setelah do, does, atau did tetap dalam bentuk dasarB2
I do am tired.I am tired.be menerima tekanan sendiri; tidak memakai doB2
It was not until midnight that did she arrive.It was not until midnight that she arrived.klausa setelah that tetap berurutan seperti kalimat pernyataanC1
Who it was that broke the vase?Who was it that broke the vase?pertanyaan belah tetap berurutan seperti pertanyaan: kata tanya, be, itC1
All you have to do is pressing the button.All you have to do is press the button.setelah ungkapan ini, fokusnya berupa infinitifC2
As for Tom, has gone home.As for Tom, he has gone home.as for membuka topik; klausa setelah itu memiliki subjekC2

Tingkat

Konten di atas tingkat yang dipilih disembunyikan.